Deskripsi Buku
Buku ini merupakan respons intelektual Muhammad Said Ramadan Al-Bouti terhadap tantangan pemikiran yang dihadapi umat Islam. Penulis menjelaskan dalam pengantarnya bahwa ia awalnya adalah seorang spesialis fikih (hukum Islam), namun ia kemudian menyadari bahwa krisis terbesar umat bukanlah sekadar pada penyimpangan dalam Fikih.
Menurut Al-Bouti, masalah utamanya terletak pada dua hal:
Internal: Kesalahpahaman terhadap fondasi akidah Islam.
Eksternal: Serangan "syubhat" (kerancuan berpikir) yang dilancarkan oleh filsafat-filsafat modern yang mengatasnamakan "sains".
Buku ini lahir dari pengalaman mengajar penulis di Fakultas Syariah, Universitas Damaskus, sejak awal 1970-an. Ia dan rekan-rekannya merancang kurikulum baru untuk mengkaji dan mengkritik secara ilmiah arus pemikiran modern, seperti Materialisme Dialektis, Materialisme Historis, Eksistensialisme, dan Teori Evolusi. Tujuannya adalah untuk "membongkar penipuan" (الدجل) yang tersembunyi di balik terminologi filosofis yang tampak ilmiah dan memikat.
Selain menghadapi tantangan eksternal, Al-Bouti juga menggunakan buku ini untuk mengkritik "saudara-saudara" (الإخوة) Muslim di internal yang bersikeras melihat sejarah Islam hanya sebagai sejarah konflik antar-sekte. Ia menyoroti bagaimana mereka keliru menganggap Imam Ash'ari dan Imam Maturidi—yang ia anggap sebagai penjaga akidah "Salf Salih" (Ahlus Sunnah wal Jama'ah)—hanya sebagai ketua-ketua sekte yang saling bertentangan.
Pada akhirnya, buku ini ditujukan sebagai bekal bagi para dai dan pelajar untuk memahami secara mendalam tantangan pemikiran kontemporer, agar mampu menjawab keraguan dengan argumen ilmiah yang kokoh, bukan sekadar kritik emosional tanpa dasar.