LDK Syahid
LDK Syahid
WIB --:--:--

Jadwal Sholat Hari Ini

Untuk Wilayah Jakarta & Sekitarnya

Memuat jadwal sholat...

LDK Syahid UIN Jakarta

Usung Tema "Rasulullah saw.: The Perfect Legacy", LDK Syahid UIN Jakarta Awali Hari Pertama IMF 2026 dengan Fokus Penguatan Mahasiswa

Senin, 5 Oktober 2026 Reporter: Fakhruddin Editor: Primandha Rachma Auzia
Usung Tema "Rasulullah saw.: The Perfect Legacy", LDK Syahid UIN Jakarta Awali Hari Pertama IMF 2026 dengan Fokus Penguatan Mahasiswa

Foto bersama pemateri IMF, hari Senin (28/9/2026) di Hall Student Center UIN Jakarta. (LDK Syahid/Media IMF)

Ldksyah.id - Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syahid UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi menggelar agenda tahunan Islamic Movement Festival (IMF) 2026 di Hall Student Center UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mengusung tema “Rasulullah saw.: The Perfect Legacy”, festival ini bertujuan untuk mengajak generasi muda memahami keteladanan Rasulullah saw. dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Memasuki hari pertama pelaksanaan pada Senin (28/9/2026), kegiatan difokuskan pada sesi pembukaan serta pembahasan empat pilar utama kehidupan mahasiswa, yakni aspek spiritual, sosial, finansial, dan profesional. Rangkaian acara yang digawangi oleh Bani Rizki Arsyad Ahlibaet (FDIKOM/2023) selaku Project Officer ini menghadirkan keynote speech virtual serta dua sesi talkshow interaktif bersama para wirausahawan sosial.

Acara diawali dengan keynote speech secara virtual oleh H. Sandiaga Salahuddin Uno. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa IMF 2026 merupakan wadah critical thinking bagi mahasiswa untuk merancang strategi pasca-kelulusan agar mampu menjadi pencipta peluang dan solusi ekonomi. Sandiaga berpesan agar mahasiswa memiliki productive mindset dan financial survival skill, memanfaatkan syariah digital innovation seperti platform Muslim First, serta mendorong value creation and impact demi mengubah keahlian akademik menjadi solusi ekonomi nyata.

Memasuki sesi talkshow pertama, Coach Edy Fajar Prasetyo, S.P., M.M., dengan dipandu oleh Asykar Zahid Rabbani (FISIP/2024) selaku moderator, membekali peserta dengan materi literasi keuangan Islami. Coach Edy mengajak mahasiswa melakukan financial check-up mandiri serta memperkenalkan formulasi S.I.A.P (Sosial, Investasi, Aktivitas Produktif, Pokok) dalam mengelola alokasi arus kas bulanan secara terencana.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan ke sesi talkshow kedua bersama Aresdi Mahdi Asyathry yang dipandu oleh Lintar Tri Rifnu Ananda (FDIKOM/2024) selaku moderator. Dalam paparan ini, Aresdi mengupas enam pintu distraksi anak muda, yakni Fun, Food, Film, Fashion, Finance, dan Fantasy. Beliau mengingatkan peserta bahwa distraksi merupakan gangguan yang menghalangi tujuan utama manusia, sehingga kebiasaan yang mengalihkan dari ibadah harus segera dieliminasi.

Pelaksanaan hari pertama ini dirasakan langsung manfaatnya oleh para peserta. Muhammad Amir Jundillah, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dari Institut Agama Islam SEBI, mengungkapkan kesannya yang sangat positif terhadap acara ini. Menurutnya, kegiatan IMF 2026 tidak hanya seru tetapi juga kaya akan ilmu bermanfaat. Ia secara khusus menyoroti sesi bersama Ustadz Aresdi Mahdi Asyathry sebagai materi yang paling berkesan.

"Sesi Ustadz Aresdi Mahdi sangat menarik karena pembahasannya membuat kita seperti bermuhasabah di tempat dan sadar bahwasannya kita bisa terlalu lalai dalam melaksanakan ibadah kepada Allah SWT," ungkap Amir. Selain itu, Amir juga mendapatkan wawasan praktis terkait pengelolaan keuangan melalui pembagian alokasi dana. Pasca-acara, ia berkomitmen untuk menerapkan amalan sunnah sebagai kebiasaan harian, seperti shalat tahajud dan shalat dhuha.

Rangkaian hari pertama IMF 2026 pun ditutup secara sukses dengan harapan dari Bani Rizki Arsyad Ahlibaet agar nilai-nilai keteladanan Rasulullah saw. dapat terus diterapkan oleh para peserta dalam kehidupan sosial maupun profesional mereka.

Berita Lainnya

Komentar

Bagikan pendapat Anda tentang berita ini.

Memuat komentar…