LDK Syahid
LDK Syahid
WIB --:--:--

Jadwal Sholat Hari Ini

Untuk Wilayah Jakarta & Sekitarnya

Memuat jadwal sholat...

LDK Syahid UIN Jakarta

Sajikan Refleksi Sirah dan Redefinisi Mindset Pemuda, Hari Kedua IMF 2026 LDK Syahid Berlangsung Semarak

Senin, 5 Oktober 2026 Reporter: Laila Nurrahma Editor: Fakhruddin
Sajikan Refleksi Sirah dan Redefinisi Mindset Pemuda, Hari Kedua IMF 2026 LDK Syahid Berlangsung Semarak

Foto bersama pemateri IMF, hari Selasa (29/9/2026) di Hall Student Center UIN Jakarta. (LDK Syahid/Media IMF)

Ldksyah.id – Gelaran Islamic Movement Festival (IMF) 2026 yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syahid UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memasuki hari kedua dengan puncaknya yang dipadati ratusan mahasiswa di Hall Student Center UIN Jakarta. Perhelatan perdana yang mengintegrasikan seluruh fakultas di lingkungan UIN Jakarta ini digawangi oleh Bani Rizki Arsyad Ahlibaet selaku Project Officer. Pada hari kedua pelaksanaan, festival ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Ustaz Hammad dan Sadam Permana, serta dilengkapi dengan stan bazar, fasilitas ticketing, kerja sama media partner, hingga penggalangan donasi untuk Palestina bersama Daarut Tauhid (DT) Peduli.


“Kami memilih Sadam Permana karena melihat relevansi mahasiswa UIN Jakarta yang mengenal beliau dan ingin mengejar prestasi dengan diiringi nilai-nilai keislaman. Sementara Ustaz Hammad merupakan murid Ustaz Salim A. Fillah dengan kedalaman ilmu sirah yang sangat dibutuhkan mahasiswa. Saya pribadi bersyukur banget karena IMF tahun ini memiliki konsep perdana yang menggabungkan seluruh fakultas, sehingga kita bisa saling kenal dengan orang-orang baru serta menggali potensi baru di bawah rida Allah,” ujar Bani.


Sesi pematerian diawali oleh Ustaz Hammad dengan dipandu oleh Idris (FSH/2024) selaku moderator. Mengangkat tema reflektif mengenai bagaimana kehidupan bersama Rasulullah saw. dapat mengubah arah hidup generasi muda, beliau menyampaikan keilmuan sirah nabawiah secara mendalam untuk mengajak para peserta bermuhasabah. Dalam pemaparannya, Ustaz Hammad menekankan pentingnya menginternalisasi keteladanan Rasulullah saw. sebagai landasan moral serta pijakan utama mahasiswa dalam menjalankan peran strategis mereka di tengah masyarakat dan dunia akademis.


Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua yang dipandu oleh Fatah Anbiya (FITK/2024) selaku moderator bersama kreator konten Sadam Permana yang membawakan topik bertajuk “Pemuda itu berperan, bukan baperan”. Kehadiran Sadam bertujuan untuk mendorong mahasiswa agar mampu mengoptimalkan potensi diri serta mengukir prestasi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Dalam paparannya, Sadam mengajak mahasiswa untuk meredefinisi makna kesuksesan dengan tidak mengejar jumlah penonton (views) atau dorongan dopamin dari validasi eksternal. Menurutnya, kesuksesan sejati diukur dari keberhasilan untuk konsisten dan memberikan dampak edukasi bagi sesama. Ia juga menekankan pentingnya memfokuskan energi pada kontrol internal, seperti pola pikir dan tindakan diri sendiri, serta menjaga kualitas tidur yang bersih dari gangguan pekerjaan untuk mengelola kesehatan emosional dan menghemat energi.


Antusiasme peserta kian terlihat pada sesi diskusi interaktif bersama mahasiswa. Menjawab pertanyaan peserta pertama mengenai prioritas antara kuliah dan pembuatan konten, Sadam menyarankan agar keduanya dijalankan secara seimbang karena pembuatan konten dapat menjadi sarana membangun personal branding serta memperluas peluang karir. Sementara itu, menanggapi pertanyaan dari peserta lainnya dari jurusan Hukum Pidana Islam (HPI) terkait batasan dalam menyampaikan kritik hukum dan isu viral, Sadam menegaskan pentingnya memverifikasi sumber informasi dari media terpercaya guna menghindari pencemaran nama baik dan disinformasi. Sebagai penutup, Sadam mengingatkan agar mahasiswa tidak takut berbuat salah selama mau belajar dari pengalaman, serta meyakini bahwa setiap manusia diciptakan Allah dengan makna dan tujuan yang berharga.


Kehadiran para pemateri dan beragam fasilitas acara pun memberikan kesan mendalam bagi para peserta yang hadir. Salah seorang peserta yang hadir, Syarifah Hamidah Zaidan dari Program Studi Sistem Informasi (SI) Fakultas Sains dan Teknologi (FST), mengungkapkan kesannya secara langsung seusai acara.


“Saya sengaja datang sendiri karena sangat tertarik dengan materi Kak Sadam. Ternyata penjelasannya sangat bermanfaat, terutama mengingatkan bahwa definisi sukses itu bukan cuma mengejar angka atau views, melainkan sejauh mana kita bisa memberi dampak dan manfaat buat orang lain. Selain mendapat ilmu, sebagai mahasiswa baru, saya juga tertarik dengan UKM LDK Syahid ini," ungkapnya.


Rangkaian IMF 2026 hari kedua juga menjadi wadah sosialisasi penerimaan anggota baru LDK Syahid melalui program Ekspresi (Eksplorasi Potensi Diri Islam) yang menawarkan pelbagai kelas minat bakat, seperti public speaking, desain grafis, Microsoft Office, dan penulisan kreatif bersama para mentor berpengalaman. Penyelenggaraan kolaboratif lintas fakultas ini ditutup dengan harapan besar agar nilai-nilai dan wawasan yang diperoleh para peserta dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Berita Lainnya

Komentar

Bagikan pendapat Anda tentang berita ini.

Memuat komentar…