Foto bersama seluruh peserta dan panitia FSLDKD X FSLDK Banten, Sabtu (4/7/2026). (LDK Syahid/Dokumentasi Panitia PDD)
Ldksyah.id - Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Daerah (FSLDKD) X FSLDK Banten resmi dan sukses diselenggarakan pada Jumat (3/7/2026) hingga Sabtu (4/7/2026). Acara yang berpusat di Oproom Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang dan Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Mathla'ul Anwar (Unma) Banten ini, menjadi momen penting peralihan amanah kepemimpinan Pusat Komunikasi Daerah (Puskomda) Banten dari LDK Syahid UIN Jakarta kepada LDK Aktivitas Keagamaan Mahasiswa Islam (AKMI) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Dalam momentum akbar ini, LDK Syahid juga berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan FSLDK Banten Award sebagai LDK dengan Komisi B (Kaderisasi) Terbaik.
FSLDKD merupakan forum musyawarah tertinggi di tingkat daerah yang dilaksanakan sebagai ajang evaluasi program kerja, penyampaian laporan kepengurusan, silaturahmi, serta pemilihan ketua, Puskomda, dan tuan rumah agenda FSLDKD selanjutnya. Mengusung tema “Regenerasi Kepemimpinan FSLDK untuk Dakwah Kampus yang Berkelanjutan” serta semangat “Memperkuat Sinergi Dakwah Kampus untuk Membangun Peradaban Umat”, acara ini menjadi forum silaturahmi dan musyawarah bagi 30 LDK se-Banten.
Perhelatan akbar yang dinaungi oleh LDK Robbani Unma Banten sebagai tuan rumah ini turut dihadiri oleh Anggota DPD/MPR RI H. Abdi Sumaithi, yang juga memberikan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di tengah-tengah perhelatan FSLDKD.
Menanggapi peralihan estafet kepemimpinan ini, Razaq Hammam Alamsyah, S.S.I., selaku Ketua Umum Puskomda FSLDK Banten 2024-2026 yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum LDK Syahid 2023, menyampaikan refleksi serta harapannya. Ia mengungkapkan bahwa selama dua tahun masa kepengurusannya, hal yang paling terasa adalah terbangunnya nilai kekeluargaan di antara 30 LDK dari 29 kampus di wilayah Banten.
"Momen-momen yang walaupun sifatnya adalah acara tahunan baik itu Rapimda I, Rapimda II, dan juga FSLDKD, di sana kami memang menyatukan visi, lalu juga menentukan solusi dari berbagai permasalahan yang ada," ujar Alamsyah.
Ia menaruh harapan besar kepada nakhoda Puskomda yang baru agar mampu menjadi tonggak keberlanjutan estafet dakwah yang berkemajuan. "Semoga menjadi tonggak keberlanjutan estafet dakwah yang tentunya berkemajuan, lalu juga evaluatif, solutif, serta menumbuhkembangkan berbagai pondasi dakwah di seluruh kampus. Tentunya semoga rasa ukhuwah islamiah yang selama ini kami tumbuhkan dapat diteruskan menjadi kerja sama kolaboratif yang semakin berdampak bagi seluruh mahasiswa," tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Azka Nidaulhaq selaku Koordinator Bidang Kaderisasi LDK Syahid 30 menyambut transisi kepemimpinan ke LDK AKMI Untirta dengan pandangan yang optimis. “Bagi saya, pergantian kepemimpinan adalah sesuatu yang sangat wajar dalam estafet dakwah. Yang terpenting itu bukan siapa yang memegang amanahnya, tetapi bagaimana amanah itu terus dijalankan dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan,” ujar Azka.
Ia juga memberikan pesan kunci kepada nakhoda Puskomda FSLDK Banten periode 2026-2028 untuk senantiasa mengutamakan kualitas sumber daya manusia di atas sekadar pelaksanaan program kerja. "Fokuslah untuk membangun manusia sebelum membangun program, karena program yang baik akan lahir dari orang-orang yang terus ditempa dan dibina," tambahnya.
Di sisi lain, menanggapi raihan penghargaan Komisi B (Kaderisasi) Terbaik yang diperoleh LDK Syahid, Azka memaknainya sebagai sebuah bentuk tanggung jawab yang semakin besar, bukan semata-mata akhir dari sebuah pencapaian. “Penghargaan ini bukan garis akhir, juga bukan sekadar pengakuan atas apa yang sudah dilakukan. Kualitas kaderisasi tidak bisa hanya dibuktikan melalui sebuah penghargaan, tetapi melalui lahirnya kader-kader yang terus bertumbuh, memiliki ruh dakwah, dan mampu memberikan manfaat di mana pun mereka berada," tuturnya.
Dengan suksesnya pergelaran FSLDKD X FSLDK Banten 2026, segenap pimpinan dan aktivis dakwah berharap kepengurusan yang baru ini mampu memperkuat budaya kolaborasi, menjaga persatuan antar-LDK se-Banten, dan menjadikan gerakan dakwah wilayah semakin progresif bagi umat.
Komentar
Bagikan pendapat Anda tentang berita ini.
Masuk terlebih dahulu untuk berkomentar.