Dokumentasi bersama Pemateri dan Peserta Launching Keisya 2026, hari Jumat (24/4/2026) di lantai tiga Gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). (LDK Syahid/PDD Launching Keisya)
Ldksyah.id - Kegiatan Launching Keisya 2026 sukses diselenggarakan pada (24/4/2026) bertempat di Teater Prof. Mahmud Yunus, lantai tiga Gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Muslimah in Progress: Tumbuh Berkarya, Teguh Menjaga Iman di Tengah Distraksi Zaman”.
Launching Keisya 2026 diselenggarakan dengan rangkaian acara yang dimulai dari registrasi peserta pada pukul 12.30 WIB, dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars LDK Syahid yang diikuti oleh seluruh peserta dan panitia. Acara kemudian memasuki sesi sambutan dari Ketua Pelaksana dan Ketua Keputrian LDK Syahid 30, yang dilanjutkan dengan simbolisasi launching sebagai tanda resmi dimulainya program Keputrian.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan talk show bersama alumni dan Koordinator Keputrian LDK Syahid, unjuk karya, serta seminar yang menjadi inti acara. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab dan kuis berhadiah yang berlangsung interaktif. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa, penampilan nasyid oleh Ghina Syahida, serta sesi dokumentasi bersama pada pukul 16.30 WIB.
Penyelenggara kegiatan, Lola Syaidatul Zulha selaku ketua pelaksana mengatakan tujuan acara dengan tema “Muslimah In Progress” ini dilatarbelakangi oleh realita tentang banyaknya keresahan muslimah yang mempunyai banyak potensi, tetapi mereka ragu untuk perjalanan mereka kedepannya.
“Penting banget menjaga iman di tengah distraksi zaman, apa lagi iman itu yazidu wa yankus jadi dengan adanya Launching Keisya ini bisa menjadi wadah untuk muslimah agar tetap mempertahankan keimanannya.” Ujarnya
Selain talk show dan seminar, di tengah sesi juga ada penampilan dari Karya Muslimah (Kamus) dalam bentuk video recap yang menampilkan karya muslimah dari mulai puisi, lukisan, hingga brand hijab karya muslimah, serta masih banyak karya muslimah lainnya.
Salah satu peserta, Aliya, mengaku datang ke acara tersebut dengan alasan tertarik dengan tema “Muslimah In Progress” . Selain itu, ia juga menemukan cara untuk menghadapi tantangan sebagai muslimah saat ini setelah menghadiri acara tersebut, diantaranya dengan menjaga batasan, menciptakan value kita sendiri, menambah skill, serta menjaga marwah kita sebagai muslimah.
“Yang paling berkesan itu dari kaka-kakanya, kita jangan nunda-nunda target terus, kalo kita tunda-tunda kapan selesainya? Terus juga dari hadis tadi kalo Allah tidak melihat dari rupa dan harta kamu, tetapi Ia melihat dari amal dan ibadah kamu, itu sih” Ujarnya.
Melalui acara Launching Keisya 2026 ini, penyelenggara berharap acara ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi titik awal perubahan serta menguatkan ukhuwah bagi para peserta maupun panitia yang terlibat.
Komentar
Bagikan pendapat Anda tentang berita ini.
Masuk terlebih dahulu untuk berkomentar.