Dokumentasi kegiatan CBC 2026 bersama Peserta, hari Sabtu (18/4/2026) online di Zoom Meeting. (LDK Syahid/Nabila Mahmudah)
Ldksyah.id - Bidang Media Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syahid UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Creative Brainstorming Class (CBC) 2026 pada (18/4/2026) dengan tema “Gaspol Skill-nya, Level Up Kreativitas Nya”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan di bidang desain grafis dan editing video secara praktis dan interaktif.
Kelas kreatif ini dibagi menjadi dua sesi, di sesi yang pertama ada Anjasyah Miftahul Khoir, seorang Video Designer sekaligus Rektor Universitas Pixellab, yang membawakan materi bertajuk “Stop Jadi Penonton, Saatnya jadi Creator.” Melalui sesi ini, peserta diajak untuk berani bertransformasi dari sekadar penikmat konten menjadi kreator yang aktif, inovatif, dan mampu menghasilkan karya yang berdampak.
“Market Indonesia itu sudah telat lima tahun atau mungkin beberapa tahun, sama juga dengan editing, kita juga harus mengikuti market luar dimana mereka lebih maju beberapa tahun, jadi ga ada waktu buat ngerasa jago banget, malah kita harus belajar terus dan semoga teman-teman bisa terus konsisten buat belajar editing,” ujar Anjasyah.
Sementara itu, sesi kedua diisi oleh Muhammad Muttaqin Hidayatullah, Founder Digital Creative Agency Digitallapak, Duta Canva, serta Educator Canva Indonesia. Dalam materinya yang berjudul “Bikin Visual Berkelas, Biar Saingan Langsung Lepas,” ia akan membagikan strategi dan teknik menciptakan desain visual yang menarik, profesional, dan memiliki daya saing tinggi di dunia digital.
Di akhir materinya Muttaqin berpesan bahwa berani mulai adalah kemenangan pertama, meski jalannya tak selalu sempurna. Dari proses kamu belajar dan tumbuh, hingga akhirnya jadi versi terbaik dirimu yang utuh.
Ketua pelaksana, Fakhruddin, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membantu peserta meningkatkan kreativitas sekaligus keterampilan praktis. Menurutnya, workshop ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga mendorong peserta agar lebih percaya diri dalam menuangkan ide-ide kreatif mereka.
“Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diajak langsung praktik seperti brainstorming ide, mencoba tools desain dan editing, mengerjakan mini project, serta mendapatkan feedback,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa konsep yang santai namun tetap fokus membuat proses belajar menjadi lebih seru dan tidak membosankan.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan skill desain grafis dan editing video, menjadi lebih kreatif dalam mengembangkan ide, serta memiliki kepercayaan diri untuk menghasilkan karya sendiri yang menarik dan relevan.
Salah satu peserta, Rielwany Lukman dari LDK Al-Jami’ UIN Alauddin Makassar, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. Ia mengatakan bahwa ketertarikannya muncul karena ingin mengembangkan kemampuan di bidang desain grafis dan editing video yang selama ini menjadi hobinya.
“Saya ikut CBC untuk belajar dan berkembang. Walaupun skill saya masih minim, saya ingin bisa lebih baik lagi dalam berkreasi,” ungkapnya.
Rielwany juga berharap setelah mengikuti kegiatan ini, ia bisa mengalami peningkatan kemampuan serta mendapatkan banyak wawasan baru yang membantu dalam proses pembuatan konten.
Dengan konsep yang interaktif dan materi yang aplikatif, Creative Brainstorming Class (CBC) 2026 berhasil menjadi ruang belajar yang tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga mendorong lahirnya kreator-kreator muda yang lebih inovatif dan produktif.
Komentar
Bagikan pendapat Anda tentang berita ini.
Masuk terlebih dahulu untuk berkomentar.