Poster Gerakan Aksi Galang Dana bantuan UKT LDK Syahid 2024
Ldksyah.id - Merespon keluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta terkait Uang Kuliah Tunggal (UKT), Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syahid melakukan Aksi galang dana untuk membantu mahasiswa yang terkendala dalam pembiayaan UKT khususnya bagi kader LDK Syahid.
UIN Jakarta menetapkan batas akhir pembayaran UKT hingga 20 Februari 2024. Selain itu dalam pengumuman No. B-82/R/KS.02/02/2024 yang ditandatangani oleh wakil rektor bidang administrasi Imam Subchi menyatakan, bahwa pembayaran biaya kuliah pada semester genap tahun akademik 2023/2024 tidak dapat dicicil. Sehingga sebagian mahasiswa mengalami kesulitan dalam pembayaran UKT.
“Buat sebagian mahasiswa cicilan itu bisa sangat membantu, jadi kalo ukt ga bisa dicicil akan ada mahasiswa yang kesulitan” ujar mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) Fadhly Fadhlullah saat diwawancarai pada Rabu (14/02/2024).
Beranjak dari keresahan-keresahan tersebut. LDK Syahid membantu kader-kadernya yang terkendala dalam pembiayaan UKT melalui program gerakan aksi galang dana, nantinya seluruh bantuan akan disalurkan kepada kader LDK yang membutuhkan di seluruh Fakultas.
Aksi Galang Dana ini dilakukan secara serentak oleh LDK Syahid dan Unit LDK Syahid di tiap-tiap fakultas pada tanggal 12 Januari - 12 Februari 2024 melalui penyebaran flyer dan proposal. Ajakan aksi galang dana UKT ini kemudian dibagikan juga ke seluruh anggota, demisioner, Alumni LDK Syahid, serta disebarkan melalui seluruh media sosial LDK Syahid sehingga ajakan ini diterima oleh seluruh sivitas akademika dan khalayak umum.
Tanggapan positif juga didapat dari Dosen UIN Jakarta yang juga merupakan Pembina LDK Syahid Ibnu Qoyyim yang sangat mendukung program Galang Dana ini.
“Sangat setuju, saya siap ikutan nyumbang,” Ujar Ibnu Qoyyim saat diwawancarai melalui pesan Whatsapp pada selasa (13/02/2024).
Lalu penyaluran dilakukan pada tanggal 6-13 Februari 2024, dengan melakukan konfirmasi ulang kepada penerima bantuan dari semua fakultas terkait kekurangan dana yang dibutuhkan. Bantuan disalurkan setelah penerima memenuhi syarat dan ketentuan serta mengisi formulir yang didalamnya terdapat esai tentang kontribusi yang sudah dan akan dilakukan untuk LDK Syahid.
Dari aksi ini LDK Syahid memperoleh dana bantuan sebesar Rp25.728.400,00 dan sebanyak 27 orang kader yang mengajukan bantuan UKT.
Ketua umum LDK Syahid 28 Adi Zulfa Fauzi menyebutkan tujuan dari aksi ini untuk membantu meringankan kader LDK Syahid yang terkendala dalam pembayaran UKT sehingga dapat melanjutkan kembali pendidikannya.
“Untuk membantu meringankan biaya kader LDK Syahid yang terkendala dalam membayar UKT. Secara bersamaan mewujudkan sikap filantropi, menolong saudara kita untuk bisa meneruskan pendidikan, menjaga asa masa depan” sebut Adi.
Salah satu penerima bantuan yang tidak disebutkan namanya mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh LDK Syahid untuk membantu biaya kuliahnya.
“Alhamdulilah dengan diadakannya bantuan dari LDK Syahid ini kami selaku penerima bersyukur atas bantuan yang diberikan kepada kami” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan harapan besarnya kepada UIN Jakarta agar bisa memberikan solusi terbaik atas permasalahan UKT.
“Harapan besar untuk UIN Jakarta terutama agar bisa menyesuaikan lagi UKT sesuai dengan golongan mahasiswa, karna banyak sekali mahasiswa keluhannya UKT nya terlalu tinggi dibandingkan latar belakang kerja orang tuanya, saya harap UIN Jakarta memiliki solusi yang terbaik atas permasalahan ini” sambungnya.
Ketua Umum LDK Syahid, juga berharap Aksi Galang Dana ini dapat menjadi solusi bagi kader LDK Syahid yang terkendala biaya UKT. Serta aksi ini diharap bisa terus konsisten dan berkembang menjadi lebih baik.
“Menjadi solusi konkrit bagi kader LDK Syahid yang terkendala biaya UKT, semoga Aksi ini terus konsisten dan tentunya diiringi perbaikan sehingga lebih terasa manfaatnya” tutup Adi.
Komentar
Bagikan pendapat Anda tentang berita ini.
Masuk terlebih dahulu untuk berkomentar.